Cara meningkatkan kreatifitas

✓5 Cara Meningkatkan Kreatifitas Anak atau Siswa

Posted on

Cara Mudah Meningkatkan Kreatifitas – Anda duduk di belakang meja Anda melalui gerakan pekerjaan yang telah Anda jalani selama beberapa tahun dan mulai bertanya-tanya, “Apakah saya akan membuat dampak pada perusahaan saya di luar uraian pekerjaan saya?” Perasaan kreativitas dan keinginan untuk berpikir ini di luar kotak tradisional mungkin terasa tidak berwujud, tetapi jika Anda tahu itu sebenarnya keterampilan yang bisa dipelajari, membuat penyok yang lebih besar dalam karir Anda bisa lebih mudah daripada yang Anda pikirkan.

Selama tiga tahun terakhir, saya telah menghabiskan ratusan jam mempelajari pola-pola sukses yang oleh masyarakat kita dianggap sebagai makhluk hebat yang kreatif sebagai bagian dari buku saya yang akan datang, The Creative Curve. Nama-nama ini eklektik, mulai dari Casey Neistat (bintang vlogger), Ted Sarandos (kepala konten untuk Netflix), hingga Kristen Ashley (novelis romansa). Kesamaan mereka semua adalah mereka menerapkan proses yang jelas untuk kesuksesan kreatif mereka. Dari pekerjaan saya dengan yang terbaik di dunia, saya telah belajar kreatifitas benar-benar merupakan keterampilan dan benar-benar dapat diajarkan. Bukan hanya untuk segelintir orang terpilih yang menurut masyarakat kita hebat.

Cara meningkatkan kreatifitas

Meningkatkan Kreatifitas Untuk anak Muda

Untuk tujuan ini, enam bulan lalu, saya memulai buletin mingguan taktik berbasis sains untuk meningkatkan kreativitas. Saya ingin berbagi lima Cara Meningkatkan Kreatifitas.

Baca Juga  Cara Cheat PUBG Mobile Anti Banned

1. Lakukan Proses Harian Secara Tidak Konvensional

Banyak dari kita pergi sepanjang hari dan minggu kita tidak pernah mengubah rutinitas kita, tetapi ilmu pengetahuan menunjukkan kepada kita bahwa mengubah kebiasaan kita dapat meningkatkan kreativitas kita.

Sebagai contoh, para peneliti mengumpulkan sekelompok mahasiswa Belanda dan membaginya menjadi dua kelompok. Satu kelompok diminta untuk menyiapkan sandwich mentega dan cokelat (tampaknya ini adalah sarapan Belanda yang umum). Kelompok lain diminta untuk menyiapkan sandwich yang sama tetapi disuruh melakukannya dengan cara yang aneh.

Kedua kelompok kemudian diberi tes untuk mengukur fleksibilitas kognitif dan studi menemukan bahwa siswa yang menyiapkan sarapan sandwich dengan cara yang tidak konvensional mendapat nilai lebih baik pada tes fleksibilitas kognitif daripada mereka yang membuat sandwich dengan cara biasa.

2. Berhenti Membagi Ide Anda Dengan Orang Lain

Kadang-kadang, ketika kami ingin bertukar pikiran, kami menyatukan orang-orang yang berpikiran sama untuk bekerja sama. Tetapi ini tidak membantu kreativitas, justru menghambatnya.

Sebagai contoh, peneliti menempatkan sekelompok mahasiswa di sebuah ruangan dan meminta mereka untuk bertukar pikiran tentang cara-cara meningkatkan kampus mereka. Separuh individu melakukan brainstorming dalam kelompok yang terdiri dari empat orang, sedangkan separuh lainnya melakukan brainstorming sendiri.

Temuan menunjukkan brainstormers tunggal menghasilkan ide-ide baru secara signifikan lebih banyak daripada brainstormers kelompok.

3. Lebih Banyak Pilihan Sama Kurang Kreativitas

Pernah duduk dan memikirkan cara berbeda yang bisa ditingkatkan organisasi Anda? Anda mungkin menemukan lebih banyak opsi yang Anda miliki, semakin sulit untuk membuat keputusan. Memiliki lebih banyak pilihan sebenarnya dapat menghambat pengambilan keputusan; ini sering disebut sebagai paradoks pilihan.

4. Kamar Gelap Memicu Momen Inovatif

Kita semua ingin memiliki lebih banyak momen kreatif, tetapi banyak yang akan terkejut bahwa mengubah pencahayaan di lingkungan kita dapat membuat perbedaan besar.

Baca Juga  Cara Mendapatkan Uang Dari Google Adsense Banyak

Para peneliti menempatkan tiga kelompok subjek di tiga ruangan berbeda dari pencahayaan yang berbeda, dan menemukan individu yang bekerja di ruangan gelap memiliki wawasan kreatif lebih banyak daripada individu yang bekerja di ruangan yang cukup terang.

5. Biru — Warna untuk Kepercayaan dan Kreativitas

Para peneliti telah menemukan bahwa warna yang berbeda dapat meningkatkan efisiensi tugas, tetapi penting untuk memikirkan tugas yang ada sebelum menggunakan rangkaian warna. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang melihat warna merah berkinerja lebih baik pada tugas yang mengukur presisi (tugas berorientasi detail), sedangkan individu yang terpapar warna biru berkinerja lebih baik pada tugas yang mengukur kreativitas (tugas berorientasi fleksibilitas). Karena itu, lain kali Anda berpikir tentang tugas di depan Anda, pikirkan tentang warna yang akan paling berguna.

Menavigasi untuk menjadi kreatif tidak pernah mudah, tetapi jika Anda melakukan beberapa upaya kecil hari demi hari, Anda akan terkejut betapa bertambahnya hal ini. Ingat, Anda tidak perlu melakukan semua ini, tetapi cobalah satu atau dua dan mungkin itu akan memulai Anda di jalur Anda untuk membuat perubahan dalam pekerjaan, perusahaan, atau skenario lainnya.

Gambar Gravatar
Saya Kaum Milenial yang suka main game. Bahkan menjadi keseharian. Mengenal blog dan mulai menulis tahun 2009 Namun Berhenti pada tahun 2013. Kini memulai kembali di tahun 2019.